Sabtu, 11 Januari 2014

BOCAH PRODUKTIF !

Tau gak? Dibalik kata Indonesia itu terselip kata "bocah produktif" lho? Gak keliatan kan sebelah mananya? Ya.. "bocah produktif" ini nyempil di sana sini.. Di Jakarta.. Surabaya.. Bandung.. Jogja.. pokonya banyak! Maksud saya, di Indonesia itu sebenarnya banyak bocah-bocah produktif ! Kenapa saya panggil bocah? Karena kata "remaja" sudah tercemar dengan konotasi negatif. Contohnya di koran-koran atau berita di TV "Remaja yang melakukan tindakan mesum di sekolah" atau "Remaja yang melakukan tawuran.." dan sebagainya. Sumpah, saya remaja dan merasa geli baca berita-berita itu ! Naudzubillah..

Kembali lagi pada "bocah produktif". Kalian tau komik kan? Saya juga salah satu pecinta komik lho! (tapi sampai saat ini gak pernah beli komik, bisanya cuma minjem :v). Setiap liburan, saya mengunjungi toko buku untuk sekedar baca-baca aja tapi gak beli. Sasaran saya adalah buku komik yang plastiknya udah dibuka entah oleh siapa dan saya bisa membacanya secara gratis disitu! Yang saya lihat, komik-komik disitu didominasi oleh komik dari luar terutama dari Jepang. Saya akui, memang kualitas komiknya bagus dan ceritanya juga bagus. Tapi terkadang, sekilas rasa nyeredet menyelimuti hati ini.. Rasa nyeredet itu akan saya tuangkan dalam sebuah kalimat seperti ini :
"Banyak... banyaaak sekali penikmat komik di negeri ini. Banyak... banyaaak sekali orang-orang yang bahkan rela mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli komik dan mengoleksinya hingga rak bukunya dipenuhi komik-komik. Kemudian buku pelajaran sekolahnya tersisihkan karna rak nya penuh :D. Banyak yang menggemari komik, tapi kenapa semua komik yang mereka gemari itu komik-komik dari luar? Haruskah saya namai mereka 'bocah konsumtif'? :'( "

Kurang lebih itulah rasa nyeredet yang saya rasakan saat itu.

Tapi beberapa hari kemudian, saya nonton Merto TV di acara Mata Najwa. Disana ada sekelompok yang tidak saya kenal menjadi bintang tamu. Siapakah mereka? Apakah mereka alien? Mereka adalah salah satu pembuat komik asal Indonesia. (Caelaaah.. Indonesia bro! :D)
Mereka adalah anak-anak Indonesia yang membuat komik untuk bangsanya sendiri. Mereka adalah bocah-bocah produktif. Dulunya mereka juga punya kisah nyeredet dengan fenomena banyaknya komik luar yang mendominasi toko buku. Mereka ingin menyadarkan anak-anak Indonesia untuk jadi bocah-bocah produktif! Cinta akan produk negerinya sendiri, dan berkontribusi besar dalam perekonomian bangsanya!
Seketika hati saya tergetar.. Rasanya ingin seperti mereka! 
Saat itu, saya hanya bisa terpaku pada acara TV itu, padahal ibu saya sudah beberapa kali manggil karna disuruh beli obat nyamuk ke warung. Setelah Iklan, saya pergi ke warung..
Singkat cerita.. Kalian bisa liat komik-komik lokal itu disini http://www.ngomik.com/
Temah.. Mungkin kita sama-sama punya kisah nyeredet dengan fenomena-fenomena di negeri ini. Sekarang apa yang harus kita lakukan?

Jadilah Bocah-bocah produktif dan buat burung garuda tersenyum :)
Karna yang saya tau, selama ini burung garuda itu nyeremin HAHA!


Semoga sekilas kegejean ini dapat bermanfaat !

Aulia Rahma Putriani